Pelafalan Bahasa Arab Siswa SMK Non-Pesantren: Substitusi Fonem dan Penghilangan Mad
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpai.v3i1.713Kata Kunci:
fonologi Arab, pelafalan, substitusi fonem, SMK, madAbstrak
Ketepatan pelafalan merupakan aspek fundamental dalam pembelajaran bahasa Arab karena perbedaan bunyi dapat memengaruhi bentuk dan makna kata. Persoalan ini menjadi penting pada sekolah menengah kejuruan (SMK) non-pesantren yang tidak memiliki lingkungan bahasa Arab seintensif madrasah atau pesantren. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan fonologis siswa dalam membaca teks bahasa Arab, faktor penyebabnya, serta upaya guru dalam meminimalkan kesalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research pada siswa kelas X SMK IT Karya Cendikia Batukliang Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, tes lisan membaca teks Arab, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 20 kasus kesalahan fonologis yang terdiri atas 16 perubahan fonem (80%) dan 4 penghilangan fonem (20%), sedangkan penambahan fonem tidak ditemukan. Kesalahan terutama berupa substitusi konsonan dan penghilangan bunyi panjang (mad). Faktor penyebab meliputi rendahnya minat dan konsentrasi, anggapan bahwa bahasa Arab sulit, bahan pembelajaran yang kurang menarik, keterbatasan sarana, dukungan orang tua, serta pengaruh bahasa ibu dan lingkungan. Temuan ini mengimplikasikan perlunya latihan fonologis yang sistematis, perhatian individual, pembiasaan membaca, dan pemanfaatan media audio dalam pembelajaran bahasa Arab di SMK.