Peran Ganda Single Parent: antara Kepala Rumah Tangga dan Pola Asuh Anak
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpaud.v2i2.299Kata Kunci:
single parent, kepala rumah tangga, pola asuh anakAbstrak
Keluarga merupakan relasi suami istri atau orang tua dengan anak. Masing-masing memiliki perna, ayah sebagai penanggungjawab penuh, ibu merupakan patner ayah dalam mengatur urusan rumah tangga. Keduanya bertanggungjawab terhadap kebutuhan pokok keluarga, seperti sandang, pangan, dan papan. Berbeda dengan orang tua Tunggal atau Single Parent, ia berjuang sendiri untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga. Tulisan ini mencoba untuk mendeskripsikan peran ganda Single Paren. Metode Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian Pustaka. Sedangkan metode mengumpulkan data adalah dokumentasi. Hasil penelitian adalah Orang tua single parent memiliki peran ganda. Peran utama adalah memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Seperti sandang, pangan, dan papan. Idealnya, pemenuhan kebutuhan pokok dalam keluarga dilaksanakan secara bersama-sama antara suami dan istri. Suami mencari nafkah dengan bekerja atau kedua-duanya bekerja dan melakukan pengaturan terhadap keuangan. Hasil pengumpulan uang pasangan suami istri dapat berguna tepat. Selain pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, ada pula yang tidak kalah penting, yaitu pendidikan dasar anak. Pendidikan dasar anak disebut dengan tarbiyatul ula, yaitu Pendidikan yang harus diberikan kepada anak saat anak masih kecil. Pendidikan dasar anak tidak dapat tergantikan dengan apapun. Kondisi dan situasi yang dialami oleh orang tua jangan sampai meninggalkan perkara penting bagi kehidupan masa depan anak.
Referensi
Adriani, Shintia, and Wiwien Dinar Prastiti. “Makna Hidup Pada Perempuan Single Parent Karena Bercerai.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2015.
Apriyanti, Apriyanti, Eny Rochaida, and Diana Lestari. “Peran Ganda Wanita Single Parent.” Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) 6, no. 4 (2021).
Bani, Serly, Engelbertus Nggalu Bali, and Angelikus Nama Koten. “Peran Ibu Single Parent Dalam Pengasuhan Anak.” Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini 3, no. 2 (2021): 68–77.
Dewi, Listia. “Kehidupan Keluarga Single Mother.” SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling 2, no. 3 (2017): 44–48.
J. Andriani H Hardani. Ustiawaty. Ustiawaty, Buku Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif, Cetakan I. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2017.
Jailani, M Syahran. “Teori Pendidikan Keluarga Dan Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini.” Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2014): 245–60.
Layliyah, Zahrotul. “Perjuangan Hidup Single Parent.” The Sociology of Islam 3, no. 1 (2013).
Nabilah, Nafa, Anis Malik Thoha, Abdul Fattah, Putri Bayu Haidar, and Atiris Syari’ah. “Piercing Law for Muslims in The Views of Al-Ghazali and Ibn Hajar Al-Haitami.” YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam 15, no. 1 (2024).
Natalia, S. “Peran Wanita Single Parent Dalam Perkembangan Kompetensi Emosi Remaja Di Salatiga.” Program Studi Ilmu Keperawatan FIK-UKSW, 2012.
Noviandari, Harwanti, and Galuh Endah Rini. “Perceraian Dan Peran Single-Parent Perempuan Di Kabupaten Banyuwangi.” BIMBINGAN DAN KONSELING BANYUWANGI 2, no. 1 (2023): 1–7.
Primayuni, Succy. “Kondisi Kehidupan Wanita Single Parent.” SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling 3, no. 4 (2019): 17–23.
RI, Presiden. “Undang-Undang (UU) No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional [JDIH BPK RI].” JDIH Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, 2003, 37. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003.
Rifa’i, Ahmad. “Pendidikan Tahfiz Anak Usia Dini (Taud).” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 2018, 113–26.
Rosdiana, Afia. “Partisipasi Orangtua Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini: Survei Pada Kelompok Bermain Di Kota Yogyakarta.” JIV-Jurnal Ilmiah Visi 1, no. 2 (2006): 62–72.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Suprihatin, Titin. “Dampak Pola Asuh Orang Tua Tunggal (Single Parent Parenting) Terhadap Perkembangan Remaja.” In Prosiding Seminar Nasional Psikologi Unissula, 2018.







